Popular Post

Kontrol Lampu Jalan

By : Unknown
Download Disini

Nih ada penjelasan singkatnya telusuri lebih lanjut ya..
Pemanfaatan port USB (Universal Serial Bus) pada komputer saat ini telah berkembang luas seiring perkembangan teknologi perangkat keras I/O computer seperti printer, scanner dan memory disk.
Selain itu peralatan elektronika seperti telepon genggam, kamera digital, proyektor digital dan perangkat keras berbasis mikrokontroler juga telah memanfaatkan port USB untuk berkomunikasi data secara serial dengan komputer. Saat ini, USB telah menjadi salah satu standar interkoneksi antara komputer dengan peralatan eksternal.
Begitu populernya USB saat ini hingga mendorong untuk menciptakan suatu alat yang menggunakan antarmuka USB. Alat itu adalah pengendali lampu melalui antarmuka USB berbasis Mikrokontroler AVR AT90S2313.
Seperti apa alat tersebut? Pada kasus ini telah dicoba untuk merancang dan membuat antarmuka USB dengan memanfaatkan firmware yang diimplementasikan kedalam mikrokontroler AVR AT90S2313. Keuntungan dari cara ini adalah selain harganya yang lebih murah, alat-alat yang dibutuhkan mudah didapat di Indonesia.
Alasan memilih mikrokontroler tipe AT90S2313 ini adalah karena pada kecepatanya, AT90S2313-10PI mempunyai kecepatan 10 MHz, tetapi dalam alat ini dapat dilakukan overclocking dengan menggunakan kristal pembangkit clock sebesar 12MHz, kecepatan ini memenuhi kriteria dari antarmuka USB dengan mode low-speed (1,5 Mbps).



Diagram pengendali lampu melalui antarmuka USB


Diagram pengendali lampu melalui antarmuka USB
Pada gambar di atas terdapat beberapa device (perangkat) yang bekerja sehingga lampu akhirnya dapat dikendalikan sesuai keinginan.
Adapun fungsi dari masing-masing alat perangkat tersebut:
  • Mikrokontroler berfungsi untuk men-dekode data yang diterima dari USB dan mengirimkan data dari mikrokontroler melalui USB.
  • Komputer digunakan untuk menampilkan program pengendali lampu yang bertujuan untuk mempermudah pengguna dalam mengontrol lampu baik mematikan lampu atau menyalakannya sesuai dengan perintah.
  • Remote televise digunakan untuk mengendalikan lampu secara remote.
  • Driver berfungsi untuk mengenali peralatan USB yang telah terpasang terhadap lingkungan system operasi Windows.
Pengguna atau user memasukan parameter input ke komputer berupa suatu perintah. Perintah tersebut diubah kebentuk tertentu yang dapat dilewatkan melalui antarmuka USB ke mikrokontroler. Data tersebut dibaca oleh mikrokontroler berupa IC AT90S2313 yang sebelumnya telah terprogram sebuah firmwire yang sesuai dengan karakteristik USB.
Program firmware ini mengubah karakteristik dari parameter input (dari komputer) menjadi bentuk tertentu yang diteruskan ke port 8 bit I/O dari mikrokontroler yang telah ditentukan, dan selanjutnya akan menentukan tindakan atau pengendalian apa yang akan dilakukan terhadap lampu.
Selain pengendalian melalui komputer, pengguna juga dapat mengendalikan nyala lampu melalui fasilitas remote. Remote yang digunakan berupa remote televisi yang dapat dibeli di toko-toko elektronik. Pengguna menekan tombol tertentu dari remote, kemudian sinyal diterima oleh receiver yang kemudian diteruskan ke mikrokontroler dan diterjemahkan kedalam suatu bilangan biner yang unik. Setelah mikrokontroler menerjemahkan sinyal dari tombol remote, kemudian diteruskan ke komputer yang tentunya sinyal tersebut sudah diterjemahkan kedalam bentuk tertentu agar dapat dibaca melalui antarmuka USB. Host (komputer) membaca kode tersebut dan kemudian menentukan jenis tindakan atau pengendalian apa yang akan dilakukan, dan kemudian dikembalikan ke mikrokontroler untuk melakukan tindakan atau pengendalian yang telah ditentukan.

Perangkat Keras

Rangkaian yang dibutuhkan dalam membuat pengendali lampu melalui antarmuka USB sangat sederhana. Adapun bagian utamanya adalah antarmuka USB, mikrokontroler dan sensor infra merah (sensor infra merah TSOP1738 yang berfungsi untuk menerima infra merah dari remote TV). Dapat digambarkan sebagai berikut:

Skema diagram pengendali Lampu

Skema diagram pengendali Lampu
Catu daya yang digunakan sebagai sumber tegangan pada rangkaian USB diperoleh dari host (komputer), karena pada antarmuka USB setiap host mampu menyediakan tegangan sebesar 5 volt dengan arus maksimum 500mA. Arus sebesar itu sudah lebih dari cukup untuk mencatu alat ini, sehingga catu daya dibutuhkan hanya untuk mendrive relay pengendali lampu.
Bagian kabel D- pada antarmuka USB dihubungkan ke pin PB0 mikrokontroler dan PB1 pada kabel D+. Alat ini hanya mendukung mode kecepatan rendah (low speed) yaitu pada kabel D- di terminalkan sebuah resistor pull-up 1,5 k? (untuk full Speed, resistor pull-up terhubung ke D+) yang terdapat pada setiap peralatan USB.
Pada mikrokontroler dipasang kristal pembangkit frekuensi sebesar 12MHz, hal ini dilakukan untuk mengimbangi kecepatan dari USB mode kecepatan rendah (low speed) yaitu 1,5 Mbps.
Kapasitor disini berfungsi sebagai filter dari tegangan. Pada penerima infra merah, digunakan sensor infra merah TSOP1738 yang berfungsi untuk menerima infra merah dari remote TV. Pin VS adalah sumber tegangan 5 volt, VO adalah pin keluaran dari sensor yang terhubung ke PB2 dan PD2 (T0) pada mikrokontroler, sedangkan GND adalah pin ground. Pada pin VS ke GND dipasang sebuah kapasitor yang berfungsi untuk mencegah interferensi antara sinyal dari infra merah dan sinyal dari USB komputer. Pin PB4, PB5, Pb6 dan PB7 pada mikrokontroler digunakan untuk keluaran yang terhubung ke relay dan digunakan untuk mengendalikan lampu.
Pada bagian pengendali lampu digunakan relay yang berfungsi untuk menyalakan atau mematikan lampu yang dikontrol dengan memberikan tegangan dan arus tertentu pada koilnya.

Perangkat Lunak

Perangkat lunak yang digunakan dalam perancangan alat ini adalah bahasa Assembler AVR sebagai firmware, driver untuk Windows dan bahasa Delphi untuk program pengendali dari pengguna. Perangkat lunak program utama adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengatur pembacaan input dari komputer dan juga input dari remote. Pemrogram dilakukan menggunakan bahasa Assembler yang di-download kedalam mikrokontroler bersamaan dengan program firmware.
Firmware dipakai untuk mengatur pengiriman dan penerimaan data antara USB dan alat. Program pengendali diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7.
Program dibagi menjadi 2 bagian :
  • program pengendali lampu melalui komputer dan
  • program pengendali lampu melalui penekanan remote.
Tampilan dari program pengendali seperti gambar di bawah ini:

Program pengendali

Program pengendali
Untuk pengujian dari alat ini, dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pengujian keseluruhan melalui komputer dan pengujian melalui remote. Adapun perintah-perintah yang dilaksanankan dalam pengujian melalui komputer adalah sebagi berikut:
  • Menyalakan lampu secara bergantian.
    Percobaan dilakukan dengan cara memberi tanda cek pada pilihan lampu yang ingin dinyalakan. Jika “Lampu1” di beri tanda cek, maka lampu 1 akan dinyalakan, dan apabila dan apabila tanda cek dihilangkan maka lampu 1 akan mati, begitu juga dengan lampu 2, 3 dan 4.
    Dari percobaan ini tidak ditemui kendala yang berarti, artinya program dan rangkaian berjalan dengan baik ketika dieksekusi.
  • Menyalakan lampu berjalan.
    Percobaan ini dilakukan dengan cara menekan tombol “Start” padatampilan program dan kemudian lampu akan berjalan secara bergantian terus-menerus sampai tombol “Stop” di tekan, maka lampu akan berhenti.
    Pengujian ini berjalan dengan baik walaupun perintah dilakukan selama 3 jam.
Pengujian melalui remote dilakukan dengan cara menekan tombol-tombol remote yang sudah ditentukan yang akan menghasilkan keluaran nyala lampu yang berbeda-beda. Tabel di bawah adalah table dari tombol-tombol remote dengan macam fungsinya.

 
Tombol remote Kode Remote Fungsi
Tombol 1 128 Untuk menyalakan dan mematikan lampu 1
Tombol 2 129 Untuk menyalakan dan mematikan lampu 2
Tombol 3 130 Untuk menyalakan dan mematikan lampu 3
Tombol 4 131 Untuk menyalakan dan mematikan lampu 4
Tombol “Power” 149 Untuk menyalakan dan mematikan semua lampu
Tombol “Mute” 148 Untuk menyalakan dan mematikan lampu berjalan
Tombol “Program” 144(+), 145(-) Untuk menyalakan dan mematikan lampu  secara bergantian sesuai jumlah penekanan tombol
Tombol “Volume” 146(+), 147(-) Untuk menyalakan secara “volume”

Rangkaian Downloader

By : Unknown


SYARAT MEMBUAT DOWNLOADER USB :
1. Mempunyai alat solder.
2. Mempunyai komputer/laptop.
3. Ada komputer yang ada parallel portnya untuk mendownload mikro master.
4. Mempunyai PCB.
5. Mempunyai IC ATMEGA8.
6. Mempunyai minimum system ATMEGA 8.
7. Mempunyai kristal 12 MHz.
8. Mempunyai kapasitor 22Pf.
9. Mempunyai konektor USB dan kabel USB.
10. Mempunyai soket IC 14pin 2 buah.
11. Mempunyai resistor 10k, 68ohm atau 100 ohm, 2k2, 1K.
12. Mempunyai elko 4,7 uF/16 V dan kapasitor 100nF.
13. Mempunyai LED 3 buah.
14. Mempunyai housing 5 pin dan 4 pin.
15. Dioda zener 3.6 volt 2 buah.
16. Koleksi program yang mendukung panduan ini.

LANGKAH-LANGKAH SEBAGAI BERIKUT :
1. Nyalakan komputer.
2. Ekstrak folder gawean.
3. Lihat rangkaian dengan program eagle. Nama File RANGKEYAN.SCH
4. Buat rangkaian tersebut ke PCB, sebagaimana kita menjadi pegawai solder yang baik dan       benar.
5. Periksa lagi pekerjaan kita.
6. Siapkan kabel usb, hati hati tertukar minimal VCC sama GND tidak nyambung,akan mempengaruhikoputer kita.
7.  Sekarang masukkan kabel usbnya
8.  Ingat , ini baru percobaan, MIKRO ATMEGA 8 JANGAN DIMASUKKAN DULU KE SOKET !!!!JANGAN DULU…..
9. Jika benar, akan muncul seperti berikut :



10. Jika sudah muncul seperti itu, berarti rangkaian sudah bener, dan LED power harus nyala.
11. Sesudah itu lepas kembali kabel USB.
12. Sekarang download software nya, bisa pakai khazama atau progisp.
Berikut ini langkah penggunaan dan troubleshooting-nya:
1.      Install dulu drivernya… tinggal cek di device manager PC ato laptop temen2.
2.      Kedua Instal software Khazamanya… tinggal Next…Finish dan Yes :D.
Jalankan software Khazama AVR Programmer berikut :             
4.       Pada menu “ AVR : “ Pilih tipe mikrokontroler yang digunakan, misalkan ATMEGA32.
5.   Untuk mendownload program yang telah di compile ( file dalam bentuk    *.hex) berikut langkahnya:

Klik Menu File kemudian pilih “ load FLASH file to Buffer “ atau tinggal klik icon seperti gambar berikut:


Cari file *.hex hasil compile di folder dimana program tersebut disimpan, kemudian pilih open.
Maka tampilan jendela khazama akan menjadi:


Langkah selanjutnya tinggal meng-klik tombol “ Auto Program “ maka proses downloading akan berlangsung.
Kemudian akan muncul jendela seperti berikut, yang menandakan proses downloading telah selesai dan berhasil.

  
Berikut beberapa kejadian error saat penggunaan khazama dan troubleshootingnya.
 

Error diatas, terjadi jika Khazama downloader belum ditancapkan pada computer PC ato laptop anda.

Error diatas, terjadi jika Khazama downloader belum di sambungkan dengan sistem minimum mikrokontroler yang akan diprogram, solusinya adalah dengan menghubungkan keduanya. Atau dapat juga terjadi saat sistem minimum mikrokontroler dengan Khazama downloader telah terhubung, namun mikrokontroler yang digunakan adalah mikrokontroler baru (baru dari pabrikan) yang belum di konfigurasi fuse bit-nya. Maka solusinya adalah mengatur fuse bitnya terlebih dahulu.
                                                                                                                                                           
Tutorial Software ProgISP v.1.7.2
Menggunakan ProgISP_v.1.72
Salam buat sobat semua,....
Pada posting kali ini penulis akan mencoba menjelaskan sedikit cara menggunakan Software ProgISP_v1.72. Software ini digunakan dalam pemrograman mikrokontroler khususnya saat melakukan Download File *.HEX ke dalam memori mikrokontroller MCS-51. Untuk bisa menggunakan software ini tentunya sobat harus mempunyai soft-copysoftware tersebut, karena software ini bersifat portable jadi tidak perlu di instal terlebih dahulu.
Bentuk tampilan programnya sebagai berikut:


Gambar 1. Tampilan program ProgISP_v.1.72
Selain mempunyai soft-copy programnya, sobat juga harus punya hardware USBASP yang merupakan perangkat komunikasi antara PC dengan Chip Mikrokontroler. Setelah hardware terhubung tampilan jendela program menjadi seperti di bawah ini, perhatikan perbedaannya:



   Gambar 2.a Perhatikan perubahan yang terjadi 

Selanjutnya memanggil file *.HEX yang akan di download ke memori mikrokontroller, caranya Klik tombol Load Flash - truss pilih file *.HEX yang akan di download dan Klik tombol Open, seperti ditunjukan pada gambar berikut ini :



Gambar 2.b Hardware terdeteksi


   Gambar 3.a Klik Load Flash



                                                    Gambar 3.b Memilih File *.HEX

Langkah terakhir adalah Klik tombol Auto untuk Downloadding, jangan lupa lihat proses downloadnya hingga selesai.



Demikianlah langkah-langkah membuat downloader, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua..

Dapat didownload disini





Tugas 1

By : Unknown
1. Sebutkan dua fungsi utama sistem operasi ?
Jawab:
a. Sebagai Extended Machine (Virtual Machine)
• Menyembunyikan kompleksitas pemrograman hardware dari programmer atau user.
• Menyajikan fasilitas yang lebih mudah dan sederhana untuk menggunakan hardware.
b. Sebagai Resource Manager
• Mengatur dan mengefisienkan penggunaan sumber daya komputer (computer resources)
• Tugas utamanya : memantau penggunaan semua resources, menerapkan aturan (policy), mengalokasikan resources yang diminta, mengambil kembali (dealokasi) resource.


2. Apa yang dimaksud dengan multiprogramming ? Berikan dua alasan diadakannya multiprogramming !
Jawab:

multiprogramming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu.
2 Alasan diadakannya multiprogramming yaitu:
- Dengan multiprogramming, beberapa tugas disimpan dalam memori dalam satu waktu
- Dengan multiprogramming, CPU digunakan secara bergantian sehingga menambah utilisasi CPU dan mengurangi total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.
- meningkatkan kemampuan komputer dengan melampaui batas operasi (overlap) CPU dan I/O dalam satu mesin.

3. Apa yang dimaksud dengan spooling? Apakah anda menganggap personal komputer harus memiliki spooling sebagai standar dasar di masa yang akan datang?
Jawab:

Spooling adalah proses yang sangat berguna saat berurusan dengan perangkat M/K dalam system multiprogram. Sebuah spool adalah sebuah buffer yang menyimpan keluaran untuk sebuah perangkat yang tidak dapat menerima interleaved data streams. Salah satu perangkat spool yang paling umum adalah printer. Printer hanya dapat melayani satu pekerjaan pada waktu tertentu, namun beberapa aplikasi dapat meminta printer untuk mencetak.
Spooling memungkinkan keluaran mereka tercetak satu per satu, tidak tercampur. Untuk mencetak sebuah berkas, pertama-tama sebuah proses mengeneralisasi berkas secara keseluruhan untuk di cetak dan ditempatkan pada spooling directory. Sistem operasi akan menyelesaikan masalah ini dengan meng-intercept semua keluaran kepada printer. Tiap keluaran aplikasi sudah di-spooled ke disk berkas yang berbeda. Ketika sebuah aplikasi selesai mencetak, sistem spooling akan melanjutkan ke antrian berikutnya. Di dalam beberapa sistem operasi, spooling ditangani oleh sebuah sistem proses daemon. Pada sistem operasi yang lain, sistem ini ditangani oleh in-kernel thread. Pada kedua penanganan tersebut, sistem operasi menyediakan antarmuka kontrol yang membuat users and sistem administrator dapat menampilkan antrian tersebut, untuk mengenyahkan antrian-antrian yang tidak diinginkan sebelum mulai dicetak.
Menurut pendapat saya setiap personal komputer diharuskan memiliki spooling karena manfaat dari spooling dapat mengantur antrian program yang dijalankan sehingga tidak terjadi tumpukan. 


4. Pada awal perkembangan komputer, setiap byte data yang dibaca atau yang ditulis ditangani oleh CPU (tidak ada DMA-Direct Memory Access). Apa implikasinya struktur seperti ini terhadap konsep multiprogramming.
Jawab :

Multiprogramming dan sistem time-sharing meningkatkan kemampuan komputer dengan melampaui batas operasi ( overlap ) CPU dan I/O dalam satu mesin. Hal seperti itu memerlukan perpindahan data antara CPU dan alat I/O, ditangani baik dengan polling atau interrupt-driven akses ke I/O port , atau dengan perpindahan DMA. Agar komputer dapat menjalankan suatu program, maka program tersebut harus berada di memori utama (main memory). Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan yang besar yang dapat diakses secara langsung oleh prosessor, merupakan suatu array dari word atau byte, yang mempunyai ukuran ratusan sampai jutaan ribu. Setiap word memiliki alamatnya sendiri. memori utama adalah empat penyimpanan yang volatile, dimana isinya hilang bila sumber energinya ( energi listrik ) dimatikan.

5. Mengapa timesharing tidak tersebar luas pada generasi ke-2 komputer ?
Jawab:

Karena Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.


6. Instruksi-instruksi manakah yang diperbolehkan dalam Mode Kernel :
a. Set the time-of-day clock. 


7. Sebutkan beberapa perbedaan sistem operasi pada personal komputer dengan sistem operasi pada mainframe!
Jawab:

Perbedaan:
Komputer Personal adalah mikrokomputer yang dianggap lebih kecil dan lebih murah dibandingkan komputer mainframe. Sistem operasi untuk komputer-komputer seperti ini diuntungkan oleh pengembangan sistem operasi untuk komputer mainframe dalam beberapa hal. Namun, semenjak penggunaan komputer untuk keperluan pribadi, maka utilisasi CPU tidak lagi menjadi perhatian utama. Karena itu, beberapa desain untuk komputer mainframe tidak cocok untuk sistem yang lebih kecil

8. Bagaimana secara umum sistem operasi memberitahukan kepada direktori kerja apakah path name untuk sebuah file adalah absolute atau relative?
Jawab:

Untuk memberitahukan kepada direktori kerja apakah path name sebuah file absolute atau relative yaitu jika absolut path dengan menuliskan lintasan sebuah berkas mulai dari root direktori sampai keberadaan sebuah berkas yang dituju. Sedangkan relatif path yaitu menuliskan lintasan sebuah berkas mulai dari direktori saat ini (direktori yang sedang diakses pengguna) sampai keberadaan sebuah berkas yang dituju. Contoh jika kita sedang berada pada direktori Tg4, maka penulisan lintasan/path dari berkas Tes yaitu untuk relatif path yaitu "../Tg4/Tes" sedangkan absolut path yaitu "/OS/Tugas/Tg4/Tes.


9. Mengapa shell bukan bagian dari sistem operasi ?
Jawab:
 

Shell bukan merupakan bagian dari sistem operasi karena shell hanya sebagai instruksi pembaca program dan hanya merupakan Unix command interpreter yaitu program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya. Command-Interpreter sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi perangkat Masukan/Keluaran.

10. Berikan sebuah contoh bagaimana mekanisme dan kebijaksanaan bisa terpisah dengan baik dari pejadwalan. Buat sebuah mekanisme yang bisa mengijinkan sebuah parent process untuk mengontrol kebijaksanaan penjadwalan children.
Jawab :

Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan. Sebuah proses dibuat melalui system call create-process membentuk proses turunan (child process) yang dilakukan oleh proses induk parent process. Proses turunan tersebut juga mampu membuat proses baru sehingga kesemua proses-proses ini pada akhirnya membentuk pohon proses. Contoh mekanisme yang bisa mengijinkan sebuah parent process untuk mengontrol kebijaksanaan penjadwalan children yaitu : Ketika sebuah proses dibuat maka proses tersebut dapat memperoleh sumber-daya seperti waktu CPU, memori, berkas atau perangkat M/K. Sumber daya ini dapat diperoleh langsung dari Sistem Operasi, dari Proses Induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses turunannnya, atau proses turunan dan proses induk berbagi sumber-daya yang diberikan Sistem Operasi.


11. Model Client-Server tekenal didalam distributed systems. Dapatkah juga digunakan dalam sistem komputer tunggal ?
Jawab :

Model Client - server adalah suatu arsitektur dimana sumber daya server menyediakan komputasi untuk banyak komponen client. Client dapat mengakses satu server atau multiple server. Model Client - server bisa berjalan pada mesin yg sama atau berbeda, ditulis dalam berbagai bahasa dan menggunakan sistem operasi yang berbeda. Secara umum model Client - Server adalah arsitektur jaringan aplikasi yang memisahkan klien dari server (umumnya GUI). Setiap satuan perangkat lunak klien berhubungan dengan perangkat lunak server. Model Client - server adalah arsitektur berskala dimana setiap komputer atau proses pada jaringan berperan sebagai klien atau server. Sehingga penggunaan untuk komputer tunggal tidaklah memungkinkan karena dalam model Client - server minimal terdapat 2 komputer yang digunakan sebagai client dan server.


12. Mengapa proses tabel membutuhkan sistem timesharing? Apakah hal ini juga dibutuhkan dalam system personal computer yang pada suatu saat hanya terdapat satu proses yang sedang bekerja dan mengambil alih mesin sampai proses tersebut selesai ?
Jawab :

Proses tabel membutuhkan sistem timesharing karena dengan adanya timesharing dapat dilakukan kegiatan secara bersamaan, hal ini juga dibutuhkan oleh system personal computer karena sistem pengoperasian komputer dapat dipakai oleh beberapa pengguna pada waktu yang bersamaan. Meskipun sebenarnya para pengguna tersebut dilayani oleh komputer secara bergiliran, namun kecepatan komputer membuat seolah-olah mereka dilayani bersama-sama.

13. Apa perbedaan mendasar diantara blok special file dan character special file. 

Jawab :
Block special file : Merupakan file special dimana transfer data dilakukan perblock contohnya adalah file harddisk, cdrom, floppy dan lain-lain yang biasanya merupakan media penyimpanan.
Character special file : Merupakan file special dimana transfer data dilakukan perkarakter. Contoh filenya adalah mouse.


Download Disini

MEMBUAT RANGKAIAN LINE FOLLOWERS

By : Unknown
 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Download disini

Bertemu kembali di blog saya, pada kesempatan kali ini izinkan saya berbagi ilmu yang saya dapat yaitu membuat rangkaian Line Followers , yang dibuat melalui proteus 8.1 Proffesional. yuk ikutin terus langkah-langkahnya. 

Cara membuatnya ialah dengan cara berikut :

1.masuk ke software proteus seperti gambar berikut :

2. untuk memulai menggambar rangkaian, kita buka lembar kerja terlebih dahulu, caranya klik menu file—new project, bisa juga kita langsung klik new project pada proteus 8 sehingga muncul kotak dialog NEW PROJECT WIZART STAR, seperti gambar berikut :keterangan : pada name isilah nama file yang ingin kita simpan dan pada path pilihlah lokasi tempat untuk menyimpan file tersebut. Kemudian klik next.

3. kemudian akan muncul pilihan beberapa kertas yang akan gunakan, saya sarankan untuk memilih landscape 4A, seperti gamabr berikut :

4. kemudian akan muncul kotak dialog selanjutnya  klik next  terus sehingga muncul lembar kerja baru seperti gambar berikut :


5. langkah selanjutnya kita add komponen yang akan kita gunakan untuk membuat lampu berjalan, adapun komponen yang di gunakan adalah AT89C251, BUTTON, CAPACITOR, RESISTOR, CRYSTAL,  LED, DIODE, MOTOR,  CAP-POL, 7805, L293D, MSP430F2122, cara untuk menambahkan komponen adalah klik menu library--pick parts from libraries--maka akan muncul kotak dialod pick advice dan pada keyword kita ketik komponen yang kita inginkan:

6. setelah semua komponen telah siap., masukkan semua komponen ke lembar kerja susunlah kira-kira seperti gambar berikut :

7. sambungkan semua komponen sehingga jadi seperti gambar berikut :

8. langkah terakhir adalah memberi ground, caranya klik terminal mode yang terdapat di pojok kiri dan pilih ground, output, dan input tepatkan ground nya kira2 seperti gambar berikut :

9. untuk mensimulasikan line followersnya, agar motor bisa bergerak, klik dua kali IC AT89C2051, Maka akan muncul kotak dialog pada program file cari file robot1.hex kemudian OK.

10.line followers sudah siap untuk di simulasikan, caranya klik menu debug dan pilih stars VSM debugging. Atau klik pada bagian bawah seperti gambar ;

syukurlah materi saat ini sudah selesai kita pelajari, semoga bermanfaat ya untuk teman-teman sekalian jangan lupa terus kunjungi blog saya ini di jamin nggak bakalan bosen karena selalu ada postingan-postingan yang baru tentang merangkai-merangkai seperti ini. sampai jumpa :-)

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

MEMBUAT RANGKAIAN TRAFFIC LIGHT AVR

By : Unknown


RANGKAIAN TRAFFIC LIGHT AVR 

Download disini

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

            Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi materi yang saya dapat tentang Rangkaian Traffic Light AVR melalui Proteus 8.1 Profesional, yuk terus ikutin postingan ini.
Pertama yang akan kita mulai yaitu bukalah lembar project baru pada Proteus 8 nya, dengan cara seperti berikut :
-          Pilih File – New dan akan muncul kotak dialog seperti berikut :



-          Di dalam kotak dialog tersebut ganti nama project yang akan di buat sesuai kebutuhan, setelah diganti lalu klik next, seperti pada gambar :


-          Setelah di klik next maka akan muncul kotak dialog pilih lah sesuai gambar berikut :


-          Setelah di pilih tingggal klik next dan muncul lagi kotak dialog seperti berikut  :


-          Dan seterusnya tinggal di next terus saja sampai muncul kotak dialog terakhir, dan di klik finish saja seperti gambar berikut :


-          Setelah finish muncullah project baru seperti gambar :


Setelah project terbuka mulailah mengambil komponen-komponen yang akan kita gunakan dengan cara berikut :
-          Pilih menu Library – Pick parts dan carilah rangkaian-rangkaian berikut :

a.       7SEG-COM-CAT-GRN 2buah
b.      7SEG-COM-CATHODE 2buah
c.       ATMEGA16
d.      BC107 4buah
e.       CRYSTAL
f.       RESISTOR 4buah
g.      TRAFFIC LIGHTS 2buah
-         Setelah mengambil komponen-komponen tersebut tempatkan komponen sesuai gambar di bawah ini :


-          Kita hampir selesai, sekarang saatnya menyambung komponen tersebut dengan Bus sama halnya kita menyambung komponen memakai Protel Schematich, sambungkan komponen seperti gambar berikut :
a.       Pertama sambungkan komponen IC dengan Traffic dan 7seg nya seperti berikut :

b.      Kedua sambungkan juga komponen IC dengan Traffic dan 7seg yang satunya seperti ini :


c.       Ketiga sambungkan komponen 7segnya ke IC nya seperti gambar :


d.      Setelah itu sambungkan juga sesama komponen 7seg seperti gambar berikut :


Gambar selesai di buat, setelah selesai jalankan komponen dengan cara klik play seperti gambar :


Jika gambar selesai maka saat di play rangkaian tidak akan terdapat error simulation dan akan berjalan dengan sempurna. Hasil akhirnya seperti berikut :


Alhamdulillah semuanya selesai, kita tidak perlu menyimpan kembali karena saat kita pertama membuka program telah tersimpan sepenuhnya hanya kita menyimpan atau save-save saja. Ooke terima kasih teman-teman sudah meluangkan waktunya untuk mengunjungi blog saya semoga bermanfaat. Sampai jumpa kembali teman 
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

- Copyright © AYU ANGGRAINI - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -